Rakyat TKJ Blog

Blognya TKJ

Ketika kita masih belum benar-benar bisa meninggalkan Windows namun sudah mulai tertarik untuk menggunakan Linux,  maka jalan paling baik adalah dengan cara menjadikan PC/Laptop kita dual OS, namun karena Windows jauh lebih rentan terhadap virus, maka seringkali Windows kita mengalami trouble sehingga perlu dilakukan instalasi ulang. 
Ketika instalasi ulang Windows dilakukan otomatis grub Linux Mint akan hilang sehingga Linux Mint tidak lagi dapat dijalankan.
Untuk dapat mengembalikan grub setelah instalasi Windows (dalam hal ini Windows 7 dan Windows 8   menggunakan Linux Mint 12 ke atas), maka kita perlu melakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Gunakan DVD Live/USB Live untuk menjalankan Linux Mint secara Live.
2. Masuk ke Terminal kemudian ketikkan command line
    sudo su
3. Ketik command line untuk mengetahui direktori tempat sistem berada:
    fdisk -l  (untuk mengetahui di direktori apa sistem kita berada)
4. Ketik command line sebagai perintah untuk membuka (mount) direktori tempat sistem berada:
    mount /dev/sda6 /mnt
    sda6 adalah direktori tempat sistem (Linux Mint) berada, jadi sesuaikan dengan hasil fdisk.
5. Ketik command line sebagai perintah untuk menginstal kembali grub:
    grub-install --root-directory=/mnt/ /dev/sda
6. Jika berhasil, maka akan ada komentar Installation finished. No error reported
7. Silahkan restart komputer kita, dan TARAA grub Linux Mint sudah kembali....
Untuk lebih mudahnya, urutan command line yang digunakan adalah:
sudo su
fdisk -l
mount /dev/sda6 /mnt  (sda disesuaikan dengan hasil pembacaan fdisk)
grub-install --root-directory=/mnt/ /dev/sda
Semoga bermanfaat...
   

Setelah lumayan lama saya berputus asa dalam menginstal Crossplatform UI untuk modem saya Prolink PCM 100 Slim pada Ubuntu 11.10 yang saya pake dualboot bersama windows 7 di Axioo Neon HNM 3120 kesayangan ini, karena terdapat error pada Crossplatform UI-nya. Akhirnya sekarang bisa digunakan dengan baik.

Memang suatu usaha tidak akan sia-sia jika kita melakukannya dengan sepenuh hati dan berhati-hati. Dan tentunya diiringi pula dengan kesabaran.
Error yang saya temui bisa dilihat pada gambar dibawah ini;


Mungkin ini merupakan bug pada Crossplatformui. Lalu, bagaimana cara menghilangkan status Crossplatformui Error yang selalu muncul ketika sehabis menginstall suatu aplikasi?
Langsung saja, cek /var/lib/dpkg/status  cari Crossplatformui, kalau ada statusnya perlu dihapus. Berikut caranya,
  1. Backup dulu file /var/lib/dpkg/status, buka terminal ketik 
  2. sudo cp /var/lib/dpkg/status /var/lib/dpkg/status.bak
  3. Edit file /var/lib/dpkg/status.
  4. sudo gedit /var/lib/dpkg/status
  5. Hapus bagian crossplatform (satu paragraf), sisakan satu spasi masing-masing di atas dan dibawahnya. Perhatikan pict di bawah ini,
Cara ini sudah saya gunakan dan berhasil menghilangkan status error tersebut. Entah bagaimana cara anda mengatasi masalah Crossplatform UI yang anda gunakan. Semua tergantung anda untuk mau terus mencoba dan mencoba lagi. Siapa tahu permasalahan pada Crossplatform UI anda sama dengan yang saya alami. Selamat mencoba.

CrossplatformUI Modem PCM100 Slim adalah sebuah aplikasi yang dapat kita gunakan untuk mengkoneksikan modem PCM100 tanpa perlu melakukan konfigurasi pada WVDials. Aplikasi ini support untuk Ubuntu dan variannya (termasuk Linux Mint tentunya).  Berikut ini langkah-langkah yang hendaknya digunakan untuk melakukan instalasi aplikasi ini di Linux Mint: 
  1. Hubungkan modem ke dalam USB. 
  2. Anda perlu mendownload paket CrossPlatformUI-V2.3.1-PROLiNK-i386-ubuntu.deb disini.
  3. Setelah selesai download Anda, pergi ke direktori tempat paket ditempatkan.
  4. Buka Terminal kemudian ketik command line untuk instalasi offline :                  sudo dpkg -i CrossPlatformUI-V2.3.1-PROLiNK-i386-ubuntu.deb
  5. Reboot Laptop atau PC.
  6. Sekarang CrossplatformUI Anda sudah terpasang dan buka panel "application"untuk menjalankannya.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat... Sumber: Instal Aplikasi CrossplatformUI Modem PCM100 Slim di Ubuntu
Ketika kita melakukan instalasi aplikasi video chat (misal; cheese atau skype), kadang muncul kasus ketika tampilan Webcam terbalik (kasus seperti ini biasanya muncul di beberapa laptop/PC tertentu). Untuk mengatasi hal tersebut, berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaikinya:
  1. Instal libv4l-0 dengan menjalankan perintah di bawah ini padaterminal andaJalankan perintah di bawah ini satu per satu.
    • echo -e "n# libv4l PPAndeb http://ppa.launchpad.net/libv4l/ppa/ubuntu `lsb_release -c | awk '{print $2}'` main" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list  
    • sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com C3FFB4AA  
    • sudo apt-get update  
    • sudo apt-get install libv4l-0
  2. Buatlah shortcut (App Launcher) pada menu Anda atau di salah satu panel Anda.
    • Download skype and cheese scripts.  
    • Buatlah shortcut atau App Launcher dan arahkan kepada salah satu script diatas.  
    • Klik shortcut dan jalankan aplikasi seperti biasanya.
 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.... Sumber :  Memperbaiki Webcam yang terbalik (inverted webcam) di Ubuntu
File dengan ekstensi .chm adalah Microsoft Compiled HTML Files (file kompilasi html Microsoft) untuk platform Windows. Namun demikian, kita juga dapat membuka dan membaca file .chm di Linux Mint dengan terlebih dahulu menginstal aplikasi xCHM.

Instalasi aplikasi xCHM:

Cara Pertama (melalui Software Manager):
1. Klik menu entry -> Software Manager (menu entry ->Preferences ->Software Manager)
2. Ketik xchm pada search di dialog box
3. Klik dua kali pada xchm kemudian klik INSTALL
4. Silahkan buka salah satu file .chm
Cara Kedua (melalui Terminal)
1. Buka Terminal (Ctrl + Alt + T)
2. Ketik command line :
    sudo apt-get install xchm
3. Silahkan buka salah satu file .chm
Contoh file.chm yang dibuka dengan aplikasi xchm.
(Ingat, kedua cara di atas dilakukan dalam keadaan online)
Mudah kan?, semoga bermanfaat....
HTTrack adalah software (aplikasi) yang memungkinkan kita untuk mendownload sebuah situs/blog secara utuh dari internet ke direktori lokal. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk membuka sebuah situs/blog secara offline. Aplikasi ini free dan tersedia untuk beragam sistem operasi, termasuk Linux.
Install HTTrack di Linux Mint:
1. Pastikan kita sedang berada dalam jaringan (online)
2. Buka Terminal (Ctrl + Alt + T)
3. Ketik command line :
    sudo apt-get install webhttrack
    masukkan password kita
4. Instalasi selesai, selamat mencoba. 
Kita bisa menginstall nya secara offline dengan terlebih dahulu mendownload HTTrack yang berupa file tar.gz, kemudian mengekstraknya dan mengikuti langkah-langkah instalasinya.
untuk panduan penggunaan HTTrack klik di sini
Pada dasarnya kita tidak dapat menginstal aplikasi 32-bit seperti Skype dan Google Earth di Linux Mint 14 "Nadia" versi 64-bit. Namun demikian, kita tetap bisa menggunakan dan menginstall aplikasi-aplikasi yang berbasis 32-bit di Mint "Nadia" 64-bit dengan cara menggunakan konfigurasi Multiarch.
Untuk dapat menggunakan Multiarch, kita harus menginstalnya terlebih dulu dengan cara:
1. Buku Terminal
2. Ketik command line:
  • sudo dpkg --add-architecture i386
  • apt update
Namun, ini hanya berlaku pada Linux Mint 14 "Nadia" RC, dan dijanjikan tidak akan ada masalah ketika Linux Mint 14 sudah dilaunching stable releasenya.
Semoga Bermanfaat
Bulan ini (Nopember) Linux Mint 14 "Nadia" mulai diluncurkan. Dalam versi RC Linux Mint 14 menawarkan pilihan antara Mate dan Cinnamon. Dua-duanya memiliki dua versi, versi 32-bit dan 64-bit.
Untuk dapat menggunakan Linux Mint 14 "Nadia", spesifikasi minimal yang diperlukan adalah:
  • x86 processor (Linux Mint 64-bit memerlukan  64-bit processor. Linux Mint 32-bit bisa digunakan baik di 32-bit and 64-bit processors).
  • 512 MB RAM (untuk kenyamanan user direkomendasikan 1GB).
  • 5 GB of disk space
  • Graphics card minimal capable untuk resolusi 800×600
  • CD/DVD drive atau USB port
Lalu, apa saja kelebihan dan fitur barunya? Silahkan dicermati di bawah ini :

MATE 1.4

MATE menyediakan sebuah kondisi sangat bagus dalam melakukan kontinuasi (melanjutkan fungsi) GNOME 2. Pada tahun 2011, GNOME 2 diberi nama "MATE" dan MATE 1.x memungkinkan bagi  GNOME users untuk terus menggunakan desktop favoritnya. Ada sedikit 'kesulitan' dan sedikit regresi. 6 bulan kemudian, MATE 1.2 memberikan banyak perbaikan kesalahan (bug fixes) dan lebih banyak lagi pengalaman nyata. Saat ini MATE 1.4 bukan hanya memperkuat kualitas dan stabilitas desktop namun juga berjalan (dapat dijalankan) di luar GNOME 2 dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada di GNOME 2 selama bertahun-tahun dan dengan memberikan tampilan-tampilan baru yang sebelumnya hilang (diharapkan).
 Linux Mint 14 "Nadia" MATE Edition
MATE 1.4 yang hadir dengan begitu banyak perbaikan bug (kesalahan), bluetooh, dan mate-keyring sekarang berfungsi dan fitur caja support untuk Dropbox.
Pilih style notifikasi favorit anda di MATE 1.4
MATE sekarang memasukkan peta karakternya sendiri, alt-tab cepat dengan komposisi Marco, sebuah pilihan style notifikasi (meskin ini ada di Linux Mint 13, ini bukan merupakan bagian dari MATE 1.2), dan perbaikan-perbaikan (improvements) Caja seperti sebuah tombol toggle  (toggle button) untuk menunjukkan dan mengedit path dan sebuah tombol baru untuk mengkomparasi file dalam  file conflict dialog.
The toggle button hadir kembali di Caja

Cinnamon 1.6

Cinnamon penuh dengan fitur baru dan merupakan salah satu proyek paling aktif dalam komunitas Linux. Dalam release ini, Cinnamon berkembang dengan kecepatan mengagumkan dan perkembangannya dimaksudkan sebagai persiapan bagi Linux Mint 14. Hasilnya impresif dan di samping semua fitur baru ini, Cinnamon 1.6 lebih stabil dibandingkan pendahulunya (seri sebelumnya).
Linux Mint 14 "Nadia" Cinnamon Edition

Workspace OSD

Workspaces “tetap” di Cinnamon. Ini berarti kita dapat membuat workspace kapanpun kita ingin dengan klik tombol “+” dan akan tetap ada hingga kita putuskan untuk menghapusnya. Kita dapat mematikan (log off) atau bahkan reboot, workspace kita akan tetap ada. . Di Cinnamon 1.6 kita dapat memberi workspace nama.
Kita dapat memberi  nama workspaces kita
Ini memungkinkan kita untuk mendefinisikan lingkungan (environments) yang berbeda dan dapat diingat serta untuk memisahkan maupun menyatukan windows sesuai dengan aktivitas kita.
Nama muncul ketika kita berpindah workspace
Ketika kita berpindah workspaces, nama workspace muncul di layar (screen). Jadi kita selalu tahu di workspace mana berada. The Workspace OSD (On-Screen-Display) juga dapat diatur ulang (configurable). Kita dapat meng-set durasinya, posisinya di screen dan apapkah kita ingin memperlihatkannya atau tidak.

Window Quick-List

The Window Quick-List merupakan applet baru yang menampilkan daftar (list) seluruh windows di semua workspaces.
The Window Quick-List hebat untuk mengakses windows lintas workspaces
Juga terdapat navigasi keyboard yang dikembangkan pada Scale, sehingga baik kita memilih untuk menemukan windows dengan (menggunakan) nama ataupun dengan mencarinya, kita dapat melakukannya dengan begitu cepat dan mudah di Cinnamon 1.6. Akhirnya, baik Scale maupun Expo sekarang tersedia sebagai applets (sebagai kebalikan dari hot corners). Ini berarti mereka dapat ditambahkan di manapun saja kita menginginkannya baik di panels, di komplemen ataupun replacement window quick-list.

Notifications Applet

Ketika kita menambahkan applet notifikasi ke panel, maka ia akan merekan setiap notifikasi yang tidak kita hilangkan.
Applet notifikasi merekam apa yang terjadi ketika kita tidak melihatnya
Notifikasi Cinnamon tidak tetap muncul (ephemeral); kita mengkliknya dan mereka segera hilang atau mereka hilang dengan sendirinya setelah beberapa saat. Applet notifikasi berperan seperti sebuah 'wadah' yang mengkoleksi notifikasi yang tidak kita aktifkan. Ini terutama terjadi ketika kita sedang sibut melakukan sesuatu yang lain dan kita tiba-tiba ingin melihat notifikasi di sudut screen namun tidak memiliki waktu untuk membacanya, atau ketika kita 'pergi' dan kita ingin mengetahui apa yang terjadi selama kita tidak ada.

 Alt-Tab Thumbnails dan Window Previews

The Alt-Tab window switcher sekarang dapat dikonfigurasi ulang. Cinnamon 1.6 memiliki fitur switchers berikut:
  • Icons (default, similar to Cinnamon 1.4)
  • Icons + Thumbnails
  • Icons + Window Previews
  • Window Previews
Alt-Tab dengan Icons dan Thumbnails
Window Previews” memperlihatkan sebuah tampilan windows yang dipilih ketika  melakukan perpindahan (switching) dengan efek yang mirip Compiz Fusion switcher. Window yang diminta tampil ke muka screen dan tampak menonjol. Ketika theme (tema) mendefinisikannya, window juga akan ditonjolkan (highlighted) dengan garis luar/warna (beda).

Improved Sound Applet

Para pecinta musik akan menikmati beberapa kemajuan di Sound Applet.
Tampilan seni yang lebih menonjol dan improved di the sound applet
Tampilan ditata ulang untuk memberi tampilan karya seni lebih banyak ruang. Slide volume sekarang menampilkan persentase dan tidak lagi kontrol amplifier 100% (meskipun ini sudah ada di Cinnamon 1.4, hal tersebut membingungkan dan membuat orang mengalami kejenuhan). Applet sekarang juga hadir dengan tooltips dan tombol mute untuk sound dan microphone (yang dapat diakses via menu klik kanan).

Nemo

Cinnamon sekarang menampilkan file browsernya sendiri: Nemo.
Nemo, file browser Cinnamon
Cinnamon pada akhirnya akan meng-handle semua layer Gnome desktop dan memberikan sebuah pengalaman terintegrasi, bukan hanya dalam hal managemen window dan workspace, namun juga dalam hal file browsing, configurasi dan presentasi desktop. Cinnamon 1.6 hadir dengan integrasi Nemo dan screen pilihan background baru. Nemo melampaui Nautilus dalam banyak hal dan memberi banyak fitur baru.

 Dan itu belum semua…

Cinnamon 1.6 sangat besar. Ada lebih dari 800 perubahan di dalamnya dan log perubahan yang dilakukan 2,3 kali (lebih besar) ukurang release 1.4! Akan sulit untuk mendeskripsikan semua fitur baru dan melampirkan daftar seluruh perbaikan bug...dan jika dilakukan, mungkin kita tidak akan sabar untuk membaca semuanya (karena banyaknya). Jadi ini merupakan sekilias fitur baru dan perbaikan bux yang paling berharga dalam release baru (yang diluncurkan). Untuk melihat daftar perubahan yang lebih luas, silahkan kunjungi halaman berikut: https://github.com/linuxmint/Cinnamon/commits/master Fitur baru lainnya:
  • Edge Flip
  • Grid View in Expo
  • Configurable panel heights
  • Panel auto-hide delay options
  • Expo and Scale applets
  • Brightness applet
  • Mouse scroll to switch windows in window list applet
  • “Close all” and “Close other” in window list applet
  • Cinnamon 2D (A new session which uses software rendering, to help people troubleshoot compatibility problems with Cinnamon)
  • Workspaces and Menu pages in Cinnamon Settings
  • Faster menu filtering
  • Menu activation on hover
  • Settings applet is now part of the panel context menu
  • New widgets (for Applet developers): radio buttons and checkboxes
Perbaikan bug yang paling bernilai:
  • Improved keyboard navigation in Scale and Expo
  • Fixed panel labels getting shrunk
  • Panel zones alignment
  • Improved stability (fixed many bugs which made Cinnamon 1.4 crash)
  • Fixed many memory leaks present in Cinnamon 1.4
  • Improved dual-monitor handling
  • Fixed context menus appearing behind the panel, flickering or appearing behind other windows.
  • Faster workspace switching (and no more reordering of the windows)
  • Fixed skype chat window stealing the focus
  • Fixed attached dialogs leaving window borders on the screen when closing too fast
  • Fixed panel autohiding when lookingGlass is open
  • Fixed showDesktop applet not always showing the desktop
  • Fixed showDesktop applet missing Gimp utility windows
  • Fixed places not appearing in menu
  • Applets are now aligned in the center when placed in the central zone of the panel

MDM

MDM mendapat banyak perhatian dan hadir sebagai fitur baru yang mengagumkan. MDM sekarang supports legacy GDM 2 themes. Sekitar 30 di antaranya terinstall dalam Linux Mint 14 dan kita dapat menemukan 2,000 lebih di gnome-look.org.
Ada ribuan theme yang tersedia untuk MDM
Ini membuat MDM menjadi display manager dengan theme paling banyak (GDM tidak dapat dijadikan theme) dan format theme begitu mudah (sehingga) kita dapat membuat theme kita sendiri dengan sangat mudah dan membuat login screen benar-benar tampak seperti yang kita inginkan. MDM sekarang juga menampilkan support yang diperbaharui bagi user lists dan "faces", sehingga dengan mengetik username kita dapat memilih sebuah theme beserta userlist dan cukup dengan memilih user yang kita inginkan untuk log in. Jika user memiliki ~/.face picture, face nya akan muncul untuk mempresentasikan dirinya di list.
User lists dan faces yang support di MDM
User-switching sekarang diperbaharui. Kita tetap bisa menggunakan Menu->System tools->New Login (atau Menu->System tools->New Login in a Window if you have xnest installed) namun kita sekarang juga dapat dengan mudah (melalui) lock the screen dan klik tombol "Switch user...".
Kita dapat berpindah user dari the lock screen
Setelah 6 bulan pengembangan, MDM baru juga memberikan perbaikan bug dan sekuriti yang sangat banyak.

Software Manager

The Software Manager mengalami banyak pembaharuan "secara rahasia" (under the hood). Tidak lagi menggunakan aptdaemon (yang bertanggungjawab atas crashing atau freezing aplikasi dalam kondisi-kondisi tertentu) namun menggunakan apt client nya sendiri. Sekarang juga hadir dengan debconf support penuh sehingga kita tidak lagi perlu menggunakan Synaptic for debconf enabled packages (seperti the Microsoft Fonts, atau Wine).
Debconf support, apt client, dan navigation yang diperbarui di Software Manager baru
Ini juga jauh lebih lebih mudah dari (versi sebelumnya). Ini berfungsi sebagai root sehingga kita tidak perlu lagi mengetik password setiap kali kita klik "install" dan halaman aplikasi sekarang dibaca ulang (reload) mengikuti instalasi atau removal instalasi. Juga, "Search while typing" sekarang dapat dikonfigurasi ulang dan dapat tidak difungsikan (disable).

 System improvements (Pembaruan Sistem)

MintStick menggantikan USB-ImageWriter, untuk UI dan laporan progres (transfer data) yang lebih baik. Gedit 2.30 menggantikan Gedit 3. Ini merupakan alternatif yang lebih matang/stabil, yang memberikan lebih banyak fitur dan fungsi pencarian (search functionality) yang lebih baik daripada versi sebelumnya. MintSystem now provides two additional commands:
  • dns-fix meng-set DNS resolution untuk OpenDNS
  • xchat-systray membuat Xchat systray icon muncul kembali setelah restart desktop (ini bermanfaat terutama bagi para pengembang Cinnamon)

 Artwork improvements (Perbaruan Artwork)

Linux Mint menyediakan sebuah koleksi background indah (berupa hasil) photographi dari Al Butler, Nicolas Goulet dan Steve Allen.
Sebuah koleksi indah backgrounds
Perhatian khusus diberikan pada Mint-X dan support atas GTK3.6 agar membuat aplikasi GTK3 tampak asli dan terintegrasi dengan baik di desktop. Icon theme juga diperbarui. Ini termasuk sebagian besar perluasan (pengembangan) dari upstream Faenza dan beberapa derivasinya serta memiliki kualitas yang lebih baik juga koleksi ikon yang lebih banyak.

Upstream components

Linux Mint 14 menggunakan upstream components berikut: Ubuntu 12.10, Linux 3.5, MATE 1.4, Cinnamon 1.6. Semoga bermanfaat....

Download Linux Mint 14 "Nadi"

Terjemah bebas dari New features in Linux Mint 14
Blender adalah sebuah software (aplikasi) 3D Modelling Open Source yang terkenal di dunia dan tersedia untuk sistem Linux dan turunannya.
Saat ini, Blender telah memasuki versi rilis terbaru yaitu versi 2.63 yang telah memperbaiki lebih dari 150 bugs dari versi terdahulunya.    

Beberapa fitur Blender yang terkenal : Cycles Render Engine Motion Tracking UV Tools "Carve" Booleans Remesh modifier Game Engine Collada Python API More Features.

Untuk menginstall Blender 2.63 di Ubuntu, buka terminal dan kemudian ketikkan perintah berikut ini : sudo add-apt-repository ppa:irie/blender sudo apt-get update sudo apt-get install blender
(Ingat perintah di atas hanya dapat dilakukan ketika komputer yang kita gunakan tersambung dengan internet).
Semoga bermanfaat 
Angry Animals
Angry Animals dapat dikatakan sebagai sebuah game clone Angry Bird yang dapat dimainkan dalam semua sistem operasi dan dapat dimainkan secara offline. Sebuah game menarik ketika Angry Bird versi Linux belum tersedia. Untuk dapat memainkan game ini terlebih dahulu kita harus menginstall adobe flashplayer standalone. 

Langkah Instalasi Angry Animals:
2. Download Angry Animals
3. Masuk ke Terminal kemudian pindah ke direktori tempat adobe flashplayer standalone dan Angry Animal berada (misal di direktori Downloads)
    cd Downloads
    tekan enter
4. Install offline adobe flashplayer standalone
    sudo dpkg -i adobe-flashplayer-standalone-linux_10_i386_debian.deb
    masukkan password root dan enter
5. Install offline Angry Aminals
    sudo dpkg -i angryanimals_0.1_i386_debian.deb
6. Silahkan coba game Angry Animals
    menu -> games -> angry animals
Angry Birds Rio
Angry Birds Rio merupakan turunan dari game legendaris Angry Birds. Game ini berasal dari film animasi terkenal Rio, sebuah petualangan seekor burung Macaw biru dari US di hutan Brazilia.
Game ini sudah dipak dalam bentuk .deb sehingga mudah untuk diinstall dengan mudah di linux yang menggunakan base debian, termasuk Ubuntu dan turunannya (termasuk Linux Mint). 
Sama dengan Angry Animals, game ini juga membutuhkan adobe flashplayer standalone untuk bisa menjalankannya. Oleh karena itu, jika belum menginstall adobe flashplayer standalone maka harus menginstallnya terlebih dahulu sebelum menginstall Angry Birds Rio.
Install Angry Birds Rio
1. Download dan install adobe flashplayer standalone (jika belum diinstall)
2. Download Angry Birds Rio
3. Masuk ke Terminal kemudian pindah ke direktori tempat Angry Birds Rio berada
4. Install Angry Birds Rio
    sudo dpkg -i angrybirds-rio_0.1_i386_debian.deb
5. Silahkan coba game Angry Animals

    menu -> games -> Angry Birds Rio Mudah kan?, selamat mencoba.... Sumber: Download, Install and Play Angry Animals Game Offline (An Angry Birds Clone) In Ubuntu/Debian Linux Download, Install and Play Angry Birds Rio In Ubuntu/Debian Linux